Penyebab Rembesan di Kamar Mandi

Setiap hunian wajib memiliki kamar mandi, ruang ini berhubungan dengan air jadi kelembaban yang tinggi akan terjadi. Walaupun lembab bukan berarti ruang ini terbebas dari kerusakan seperti munculnya rembesan. Justru karena ruangan ini memiliki sumber air maka rembesan air seringkali muncul.

Apabila rembesan muncul di bagian dinding atau lantai maka akan menimbulkan masalah. Pertama rembesan yang tidak diatasi akan bertambah besar dan bisa saja menjalar kerusakannya pada ruangan lain. Saluran air yang ditanam di bawah hunian berhubungan dengan ruang lainnya.

Kedua, rembesan ini akan merusak kamar mandi sehingga menimbulkan jamur atau lumut. Mikroorganisme yang tumbuh karena kelembaban ini lama-lama akan membuat dinding menjadi lunak dan mudah rusak. Masalah yang diabaikan justru akan merusak dan membutuhkan perbaikan yang lebih besar lagi.

Ketiga adalah rembesan tersebut akan membuat tampilan kamar mandi menjadi lebih buruk. Misalnya saja jika Anda membuat ruang kamar mandi kering. Bukannya kering rembesan akan menimbulkan kelembaban dan ruang yang kering menjadi basah. Kamar mandi yang tadinya dibuat dengan harga mahal kini rusak hanya karena rembesan yang tidak diperhatikan.

Satu pencegahan yang bisa dilakukan adalah menciptakan konstruksi dengan benar serta menggunakan epoxy floor dari Rekonstruksi.com agar apabila terjadi rembesan tidak akan muncul. Rembesan adalah masalah yang kapan saja bisa terjadi. Penyebabnya bisa berbagai macam dan banyak cara untuk memperbaikinya.

 

Penyebab Utama Rembesan yang Harus Segera Diatasi

Penyebab Utama Rembesan yang Harus Segera Diatasi

Mengenali apa saja penyebab dari rembesan di kamar mandi, nantinya akan memudahkan Anda untuk memperbaikinya. Beberapa masalah bisa diatasi sendiri dan beberapa membutuhkan bantuan dari profesional. Sebaiknya kenali apa penyebabnya kemudian Anda bisa memilih cara untuk memperbaikinya dengan segera.

Apa saja masalah yang bisa menimbulkan lantai, dinding bahkan atap kamar mandi rembes? Inilah beberapa penyebabnya.

  • Kebocoran atap.

Ketika genteng bocor maka akan mempengaruhi plafon. Biasanya jika Anda menggunakan plafon yang terbuat dari gypsum, kebocoran akan diserap. Gypsum memiliki sifat khusus sehingga nantinya air terserap dan kering dengan sendirinya. Namun jika atap tidak segera diperbaiki, gypsum lama-kelamaan akan berjamur. Jamur pada plafon akan memperlihatkan ruang kamar mandi yang kotor.

Gypsum adalah jenis plafon yang cukup kuat terhadap rembesan air hujan. Namun jika plafon menggunakan kayu atau triplek maka tidak dapat tahan dengan baik oleh rembesan. Air akan lebih cepat merusak plafon dengan bahan kayu.

  • Kebocoran kran air.

Kran air adalah bagian yang sangat penting di kamar mandi. Biasanya pipa air akan ditanam di dalam dinding. Ketika pipa di dalam rusak maka akan menimbulkan kebocoran dan rembes keluar dinding. Walaupun dinding telah menggunakan keramik atau cat anti air, pipa yang bocor memiliki tekanan air lebih kuat. Apabila permasalahan ini yang muncul sebaiknya segera matikan meteran air dan memperbaiki pipa.

Panggil profesional untuk memperbaiki pipa yang bocor. Setidaknya dinding harus dibongkar untuk mengganti pipa bocor dengan yang baru.

  • Kebocoran saluran pembuangan.

Selain pipa air yang bocor, saluran pembuangan juga menjadi masalah yang sering muncul. Berada di bagian bawah kamar mandi ditanam pipa pembuangan air. Tersumbatnya pipa karena kotoran akan membuat saluran pembuangan tersebut bocor. Tidak ada air yang bisa keluar dengan benar karena adanya sampah. Rembesan pada bawah lantai akan muncul, membuat genangan air dan lantai akan licin.

Sebaiknya masalah kebocoran lantai ini segera diperbaiki setelah itu Anda bisa menggunakan epoxy floor. Kamar mandi yang menggunakan lapisan epoxy akan lebih tahan air, selain itu juga tidak mudah licin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *