Inilah Cara-Cara Memasang Batu Bata yang Benar

Batu bata merupakan material yang memiliki peranan penting pada suatu bangunan. Material ini sudah ada sejak lama, dan hingga saat ini masih digunakan sebagai bahan untuk mengisi dinding pada suatu bangunan konstruksi. Dinding sendiri merupakan sebuah struktur pada suatu bangunan yang difungsikan sebagai suatu pelindung area dan beberapa fungsi sebagai berikut:

  • Sebagai pembatas ruangan luar dan dalam.
  • Sebagai penyokong langit-langit dan atap rumah
  • Membatasi setiap ruangan pada suatu rumah atau bangunan
  • Memiliki fungsi sebagai penahan angin, debu, suara, cahaya dan lainnya.
  • Memiliki fungsi untuk keindahan bentuk arsitektur
  • Dinding sebagai pemisah ruangan yang bersifat privasi maupun umum.

Kualitas bata yang digunakan, sejatinya haruslah kuat, kokoh dan tidak mudah patah. Bagi Anda yang berencana membelinya untuk pembuatan dinding batu bata, pilihlah jenis bata yang memiliki permukaan tidak terlalu halus, karena bata dengan ciri tersebut memiliki daya rekat yang baik. Tapi, jika Anda memilih bata yang akan digunakan untuk bata ekspos, sebaiknya gunakan jenis bata yang memiliki permukaan halus.

Bagi Anda yang masih belum tahu bagaimana kriteria jenis bata press atau bata merah berkualitas, simak ulasannya berikut ini:

  • Ukuran bata haruslah seragam dengan sudut tajam, dan memiliki tepi yang rata.
  • Tidak terdapat kecacatan, retak maupun benjolan.
  • Bata harus memiliki ukuran standar
  • Bata bermutu biasanya akan bersuara jika diketok.

 

Cara Pemasangan Bata yang Benar

Untuk anda yang ingin belajar memasang bata, baik itu jenis bata biasa maupun jenis batako ringan, ketahuilah cara-caranya berikut ini:

  1. Siapkanlah terlebih dahulu peralatan untuk pemasangan bata, seperti: alas pengaduk, sendok adukan, tempat rendaman untuk bata, waterpass, plastik untuk menutup adukan, benang, mistar untuk mengukur dan bahan utama seperti bata, pasir dan semen. Selain bata, Anda pun bisa menggunakan jenis batako.
  2. Siapkan pasir lalu kemudian ayaklah untuk memisahkan kerikil dalam pasir. Usahakan pasir bersih dari kerikil atau koral aga tidak mengganggu pemasangan.
  3. Rendamlah terlebih dahulu bata yang akan digunakan, kira-kira 2 hingga 8 menit. Tunggulah hingga bata sudah tidak menyerap lagi air.
  4. Sambil menunggu rendaman bata, Anda bisa menyiapkan pasir dan semen untuk dicampurkan sebagai adukan. Campurkanlah semen dan pasir lalu gunakan air secukupnya, kemudian aduk hingga pulen. Buatlah perbandingan pasir dan semen dengan ratio 1:5 atau 1 semen 5 pasir, atau bisa juga dengan menyesuaikan kualitas pasir yang Anda sediakan.
  5. Untuk mengurangi terjadinya penguapan air pada adukan, tutuplah dengan menggunakan plastik.
  6. Selanjutnya masuk pada tahap awal pemasangan. Ukurlah lapisan bata secara tegak lurus dengan memasang mistar pengukur.
  7. Siapkanlah benang lalu kemudian pasang benang penarik horizontal. Agar sempurna, ukurlah dengan menggunakan waterpass atau selang air.
  8. Gunakan mistar ukur untuk menentukan ketebalan spesi lapisan pada arah vertikal. Ukurlah dengan menyesuaikan ketebalan bata kemudian tambah tebal spesi 6 hingga 10mm.
  9. Bersihkanlah terlebih dahulu bata yang akan digunakan. Pastikan permukaannya bersih dan bebas debu supaya adukan bisa merekat dengan sempurna.
  10. Pasanglah adukan pada lapisan pertama lalu kemudian ikuti dengan pemasangan bata.
  11. Setelah pemasangan pada lapisan pertama sukses, lanjutkan pada lapisan berikutnya. Kontrol ketegakan pemasangan dengan menggunakan unting-unting.
  12. Perhatikanlah sisa adukan, jika ada sisa adukan yang masih menempel tidak sempurna atau melebihi ketebalan batako atau bata yang dipasang, maka bersihkanlah sebelum mengeras.
  13. Setelah bata terpasang, tutuplah menggunakan plastik atau siram dengan air untuk merawat dan melindungi bata dari sinar matahari.

Demikian penjelasan tentang pemasangan batu bata secara baik dan benar. Perhatikanlah langkah-langkahnya agar pemasangan rapi dan kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *