Cari Tahu Perbedaan Bondek dan Spandek

Baja ringan merupakan salah satu jenis material yang cukup sering kita temui dalam dunia konstruksi dan pembangunan. Hal ini dikarenakan jenis baja ini dinilai ringan namun kuat dan kokoh. Oleh karena itu baja ringan banyak digunakan sebagai bahan atap, partisi, plafon, dan sebagainya. Bondek dan spandek adalah dua produk yang juga menggunakan material baja ringan sebagai dasarnya. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, namun sebagian orang masih sulit membedakan keduanya.

Perbedaan Bondek dan Spandek

Dari segi bentuk dan visual, bondek dan spandek memang sekilas terlihat mirip. Keduanya sama-sama memiliki wujud berupa lempengan baja, namun sebenarnya keduanya sangatlah berbeda. Perbedaan mendasar dari bondek dan spandek ialah fungsi dan kegunaannya.

Harga Bondek, Fungsi, serta Keunggulan dan Kelemahannya

Perbedaan Bondek dan Spandek

Bondek merupakan plat baja ringan yang pada bagian luarnya dilapisi galvanis. Galvanis sendiri merupakan bahan material yang berguna untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya korosi dan karat. Bondek umumnya diterapkan pada lantai. Gunanya adalah agar pembesian dan pembuatan bekisting lantai bertingkat menjadi lebih hemat waktu, biaya, dan tenaga. Pengerjaannya juga lebih cepat dibanding metode konvensional.

Bondek dikenal memiliki daya tahan yang kuat. Bondek sering digunakan karena sangat awet dan tidak mudah rusak karena telah dilapisi material anti karat. Sangat berguna dan sering diandalkan dalam pengerjaan pembuatan beton. Metode konvensional dengan menggunakan bekisting dan plywood memiliki risiko membuat beton retak, namun jika menggunakan bondek, kemungkinan hal semacam itu terjadi kecil. Harga bondek di pasaran dimulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu sesuai dengan ukurannya.

Berikut ini beberapa keunggulan yang dimiliki bondek jika dibandingkan dengan cara konvensional, yaitu diantaranya;

  • Hemat biaya dan tenaga
  • Waktu pengerjaan jadi lebih cepat
  • Risiko kebocoran atap lebih kecil
  • Lebih praktis pengerjaannya

Adapun kelemahan yang dimiliki bondek, yaitu;

  • Hasil atap cor jadi kurang menarik

Spandek, Keunggulan dan Kelemahannya

Spandek adalah plat baja ringan yang sering dimanfaatkan sebagai atap bangunan atau rumah. Dewasa ini ada juga spandek yang terbuat dari paduan aluminium, zinc, dan silikon. Ketiga material tersebut menghasilkan produk spandek yang kokoh, mudah dibentuk, dan anti karat. Permukaan dari atap spandek juga dapat dicat sesuka hati. Ukuran yang dijual di pasaran bervariasi, tergantung pada kebutuhan dan pesanan.

Beberapa keunggulan dari spandek, diantaranya:

  • Pemasangannya mudah dan cepat
  • Tidak dapat pecah
  • Tersedia dalam berbagai warna
  • Kuat dan awet menghadapi bermacam-macam cuaca

Selain keunggulan yang dimilikinya, spandek juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu:

  • Menyerap dan menghantarkan panas, menyebabkan suhu di dalam ruangan menjadi panas
  • Suara hujan terdengar berisik

Kenapa Bondek dan Spandek Sering Disamakan?

Dapat disimpulkan dari penjelasan sebelumnya bahwa perbedaan dari bondek dan spandek terletak pada fungsi dan kegunaannya.  Bondek difungsikan untuk lantai, sementara spandek difungsikan sebagai atap. Adapun alasan kenapa keduanya sering disamakan ialah sebagai berikut.

1. Bentuknya Mirip

Sekilas bondek dan spandek terlihat sama, namun bila diperhatikan keduanya berbeda. Bentuk dari keduanya sama-sama berupa plat baja. Namun bndek memiliki lekukan yang lebih dalam dibanding spandek. Selain itu spandek cenderung sedikit lebih tipis dari bondek. Banyak orang kesulitan membedakan keduanya disebabkan juga karena contoh-contoh gambar yang ada di internet sering tertukar satu sama lain.

2.  Materialnya Sama

Baik bondek dan spandek sama-sama berasal dari baja ringan yang telah dimodifikasi. Oleh karena itu sering ada salah mengenai keduanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *